Tim Kerja

Documentation

Bar Sanuphios Benyamin Dhongu

Hai, saya Sarmin, lahir di Mataloko, 12 Februari 1997. Saya tegabung dalam sebuah kelompok kecil yang bergerak di bidang produksi film pendek yang memiliki fokus untuk mengangkat isu sosial dan budaya. Ketertarikan saya dalam dunia perfilman dan kegiatan seni lainnya mendorong saya untuk terus belajar dan terlibat aktif dalam berbagai kegiatan seni. Saya ingin bergabung sebagai volunteer di Festival Maumerelogia karena saya percaya kegiatan ini dapat menjadi ruang yang kaya untuk belajar, berbagi, dan mendukung pelestarian budaya lokal melalui pendekatan seni kreatif.

Photographer

Bonefasius kresensius hawang

Nama bonefasius kresensius hawang asal lembata kemampuan saya dibidang videography dan photograhy selama ini aktif di komunitas Ukut Tawa dan beberapa kali terlibat dalam pembuatan film pendek.

Desainer Grafis

Christian Tunggal

Belajar DKV di iSTTS. Seorang kreator visual lepas yang bekerja sebagai desainer grafis, fotografer, dan juga videografer. Menggemari dan aktif bermusik dalam lingkup Gereja dan menjadi pemain tambahan bagi beberapa grup musik indie lokal.

Forum Curator

Ricko Blues

Ricko Blues adalah seorang penulis dan jurnalis kelahiran Kota Kupang dan kini berdomisili di Maumere. Ricko aktif menulis cerpen dan esai. Karya-karyanya sudah dipublikasikan di banyak media massa. Buku kumpulan cerpen pertamanya berjudul Hendelinus (2024). Saat ini sedang mempersiapkan buku kumpulan cerita keduanya sembari menghabiskan waktu untuk bertani di pinggiran Kota Maumere.

Master of Ceremony

Qikan Nong Goa

Salah satu inisiator sekaligus pendamping di Komunitas Huruf Kecil. Pernah mengikuti pameran bersama bertajuk M7,8SR serta Pameran Rumah dan Anak yang diselenggarakan oleh Komunitas KAHE. Menjadi salah satu ilustrator di buku bersama Lakoat Kujawas, Kumpulan Puisi karya Fian N., dan Kumpulan Cerpen Penggali Sumur karya Selo Lamatapo. Sangat menyukai sepakbola dan menggambar.

Web Designer, Visual Artis

Dixxxie X Vuturama

Aprico Logho, akrab disapa dengan nama panggung Dixxxie X Vuturama adalah seorang Rapper, Komposer dan Seniman Visual yang bekerja dengan media audio-visual, multimedia. Karya-karya musiknya banyak dikerjakan bersama dengan grup Rap Cru Father Said yang dibentuk pada tahun 2015. Karya-karya visualnya dipamerkan di ‘In The Land of My Father’ dan Makassar Biennale edisi Labuan Bajo (2023). Dixxxie juga banyak bekerja bersama Komunitas KAHE dalam karya pertunjukan, di antaranya Tujuh Baris Terakhir Percakapan Kita (2023) dan monolog Setali Cahaya kolaborasi Wulan Dewi Saraswati dan Marianus Nuwa yang dipentaskan di panggung Ekayana, Indonesia Bertutur (2024).

Artistic

Bungzhu

Bungzhu, seorang seniman yang berasal dari Maumere. Bekerja dengan mural, Melukis, tato dan sekarang ia fokus menggambar untuk pesanan batu nisan. Ia juga merupakan salah satu bagian dari komunitas P.S.T.M ( Persaudaraan Seniman Tattoo Maumere ).

Forum Curator

Carlin Karmadina

Carlin Karmadina, penulis/jurnalis lepas. Bekerja di Komunitas KAHE sejak 2019. Peneliti seni di program Cerita-Cerita Keberagaman dari Maumere (2023). Tergabung dalam tim kuratorial Festival dan Pameran In The Land of My Father 2023. Redaktur pelaksana Lau Ne sejak 2024. Alumni Sekolah Pemikiran Perempuan 2023.

Curator, Producer

Kartika Solapung

Kartika Solapung adalah seorang performer dan praktisi seni yang berbasis di Maumere, Indonesia. Bergiat dalam kerja-kerja kesenian dan kebudayaan bersama Komunitas KAHE. Sejak 2016 terlibat dalam berbagai penelitian, pertunjukan teater dan musik, serta memproduksi pameran dan festival. 2019 mengikuti residensi di Teater Garasi/Garasi Performance Institute Yogyakarta dalam program AntarRagam. 2020-2021, terlibat dalam penciptaan karya seni bersama warga Kampung Wuring, melakukan penelitian tentang kehidupan perempuan melalui kuliner tradisional yang dituangkan dalam buku resep digital berjudul Susurang Esse. 2022 mengikuti residensi ‘Marantau’ di Yogyakarta dan menghasilkan sebuah karya musik ‘Siaran Suara’, alumni Sekolah Pemikiran Perempuan 2022. 2023 memfasilitasi musisi residensi ‘Rantai Bunyi’ dalam Pekan Kebudayaan Nasional, 2024 menjadi fasilitator residensi seniman tari ‘Harmony in Pacific’ di Indonesia dan Fiji. Perform di Gwangju Biennale Pavilion bersama Nayamullah dan Perempuan Komponis. Beberapa tulisan dimuat di website laune.id.

Director

Eka Putra Nggalu

Eka Putra Nggalu menamatkan pendidikan filsafat di STFK Ledalero, Maumere. Ia adalah salah satu inisiator-pendiri dan saat ini bertanggungjawab sebagai direktur Komunitas KAHE. Bersama Komunitas KAHE, ia banyak bekerja dalam spektrum produserial, kurasi, pengarah artistik dan program untuk karya maupun ragam platform dan festival. Ia mengemban peran produser dan pengarah Festival Maumerelogia tahun 2016-2025. Tahun 2023, terlibat sebagai co-kurator Jogja Biennale 17, Titen: Embodied Knowledge, Shifting Grounds. Tahun 2025 mengkurasi proyek riset artistik Pseudo Entertainment #1. Apa yang Tersisa dari Masa Depan? Inisiasi bpaf foundation (Bandung). Ia adalah anggota pendiri dan Direktur Artistik Garasi Performance Institute, sebuah hub dan akademi pertunjukan antar ragam lokasi budaya di Indonesia.